Berita terkini

get this widget here

Kamis, 13 Oktober 2016

Audit Kinerja

( by : Syafrial )

Kemenag Kota Bukittinggi Kedatangan Tim Itjen Untuk Audit Kinerja



Bukittinggi Inmas, Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi kedatangan Tim Auditor Kinerja Itjen Kemenag RI yang berjumlah 6 orang, Sebagai Penanggung jawab Abdullah, Ketua Tim Rudiayanto, Nasrullah Anggota, Nofi sari Dewi Anggota dan Boko Anggota disambut langsung Kepala Kementerian Agama Kota Bukittinggi H. Muhamad Nur, MA didampingi Kasubag TU H. Idrial, S. Pd dan Pejabat dilingkungan Kemenag kota Bukittinggi, Senin (10/10).
Pertemuan dengan Tim Irjen dipusatkan di Aula Kankemenag Kota Bukittinggi, dihadiri semua pejabat di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi mulai dari Kepala Satker, bendahara dan pelaksana kegiatan. Kota Bukittinggi satu dari 7 daerah di Sumatera Barat yang terpilih sebagai daerah Zona Integritas (ZI). Kedatangan Tim Audit selama 14 hari melakukan tugas di Kemenag dan MAN di Bukittinggi.
Kepala Kankemenag Kota Bukittinggi H. Muhamad Nur, MA dalam sambutannya memberikan gambaran keadaan lingkungan di Kemenag Kota Bukittinggi. Ia juga mempersilahkan kepada Tim Itjen untuk mengadakan pemeriksaan yang terkait dengan audit. "Kami sangat mengharapkan masukan dari Tim Itjen untuk peningkatan kinerja baik masalah SDM maupun sistem pengelolaan pelaporan keuangan yang transparan dan akuntabel sehingga dapat memberikan perubahan yang lebih baik kedepannya. Mari berikan apa yang diminta Tim Audit Kinerja, baik itu mengenai kinerja tugas pokok dan fungsi ASN maupun pelaporan keuangannya. Siapkan semua yang diminta dan laksanakan seandainya ada perbaikan yang diminta terhadap kesalahan dalam tupoksi maupun pelaporan keuangannya".Ujar M. Nur.
Lebih Lanjut kegiatan Audit Kinerja akan dilakukan selama 14 hari ke depan. “Mudah-mudahan nantinya dalam menjalankan tugas bisa berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan, apapun hasilnya nanti semoga bisa membawa Kementerian Agama Kota Bukittinggi lebih baik lagi," harap.vM. Nur.
Pengendali Teknis Tim Itjen Rusdi melakukan Entry Briefing dihadapan seluruh ASN Kemenag Kota Bukittinggi dan Madrasah Se Bukittinggi, guna memberikan penjelasan teknis terkait dengan audit yang akan dilakukan. menyampaikan tujuan Audit Kinerja, menilai keberhasilan pelaksanaan tugas dan fungsi Kemenag kota Bukittinggi. Kedatangannya ke Kota Bukittinggi membawa amanah dari Inspektorat mengenai audit kinerja, selama tahun 2015. Dalam melakukan penilaian nantinya ada empat faktor yang dinilai, diantaranya Stakeholder, Internal Proses, Pertumbuhan dan Pembangunan serta Keuangan.
Sementara itu, Rudiayanto selaku ketua Tim menjelaskan, dalam pelaksanaan kegiatan ketika dilakukan audit kinerja akan ada bobot nilainya. Apakah baik, cukup berhasil, kurang berhasil, Kalau sangat berhasil berarti kinerja makin baik. Penilaian juga meliputinya ketepatan prosedur, tepat guna, tepat waktu, tepat sasaran, tepat jumlah, tepat anggaran nya dan tepat kualitas.
Intinya, audit dilakukan dengan membandingkan antara capaian kinerja dengan target yang ditetapkan dan memberikan informasi kepada pimpinan sebagai pertimbangan untuk mengambil keputusan serta memberikan rekomendasi dan perbaikan kinerja," jelas Rudi.( by : Syafrial )

Senin, 05 September 2016

Kloter VII Take Off, Kakan Kemenag Bukittinggi Antarkan Jamaah Sampai Tangga Pesawat

Bukittinggi, Inmas--Jamaah haji Kota Bukittinggi telah bertolak ke Tanah Suci, pagi tadi, Jumat (20/8) bersama jamaah Dharmasraya dan Kota Padang yang tergabung dalam kloter VII. Masyarakat pun ikut berbondong bondong memadati kanan kiri jalan untuk memberikan lambaian terakhir. Ketika mendengar suara talbiyah dari mobil pengeras suara buru buru ke sisi jalan menyampaikan dan menitipkan doa agar dapat juga melangkahkan kaki ke Tanah Suci suatu hari nanti.

Tampa terkecuali Jama'ah calon haji Kota Bukittinggi Mulai dari keberangkatannya yang dilepas walikota di depan Rumah Dinas nya 18/08 sampai dengan asrama haji, serta berikutnya hari ini 19/08 Mereka diberangkatkan dari bandara Internasional Minang ( BIM) untuk menuju tanah suci. Sesampai di Bandara mobil petugas dan rombongan bus milik  jamaah haji langsung menuju pintu gerbang yang terletak di samping Bandara. Karena para calon Jamaah haji tidak masuk ke dalam pesawat melalui terminal keberangkatan melainkan langsung diarahkan ke bagian yang dekat dengan landasan pacu. Mungkin supaya tidak mengganggu penerbagan reguler. Disana pesawat milik Garuda Indonesia sudah siap untuk menerbangkan jamaah. Prosesi menaikkan jamaah ke dalam pesawat diawali dari jamaah yang sakit atau uzur. Bus yang ditumpangi para jamaah telah diberi tanda khusus
MIGRATION CLEARANCE. Artinya semua jamaah yang berada di dalam bus sudah melalui tahapan pemeriksaan yang ketat oleh pihak imigrasi ketika di Asrama Haji.

Kakan Kemenag Kota Bukittinggi H.Muhamad Nur, Kasi PHU H. Khamidir, Kabag Kesra Serta rombongan dengan setia menemani jama,ah mulai dari pemberangkatan awal sampai jamaah masuk ke dalam pesawat. Waktu menapaki anak tangga menuju kedalam pesawat para jamaah untuk terakhir kalinya kembali melambaikan tangan. Seakan itu menjadi penanda bagi keluarga yang menatap dari jauh. Bagi keluarga yang dapat melihat penanda itu tentu saja memiliki arti yang mendalam.memanjatkan doa hingga menembus langit. Setiap melangkahkan kaki, doa itu semakin kuat dipanjatkan. Tidak begitu jelas doa apa yang diucapkan, karena terlalu lirih, ungkap M. Nur. (Syafrial )